Pemkot Bekasi Perkuat Komitmen Penggunaan Produk Dalam Negeri Lewat Workshop P3DN

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui kegiatan workshop sosialisasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa. Kegiatan ini berlangsung di Aula Nonon Sontanie, Kamis (30/04), sebagai bagian dari upaya memperkuat industri nasional sekaligus mengoptimalkan belanja pemerintah agar berdampak pada perekonomian daerah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan terkait pembaruan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025. Kebijakan terbaru ini menitikberatkan pada penyederhanaan proses, percepatan layanan, serta kemudahan dalam pengurusan sertifikasi TKDN.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh perangkat daerah agar lebih konsisten mengutamakan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan.

Ia menegaskan bahwa implementasi P3DN tidak hanya sebatas pemenuhan regulasi, tetapi harus menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Dalam pemaparannya juga dijelaskan sejumlah kemudahan dan insentif bagi pelaku usaha, di antaranya kemudahan pemenuhan nilai TKDN minimal, penambahan nilai dari aspek riset dan pengembangan, serta penyederhanaan komponen penilaian.

Selain itu, produk dalam negeri memperoleh preferensi harga dalam proses pengadaan, sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi dibandingkan produk impor. Proses sertifikasi TKDN juga kini lebih cepat, dengan waktu pengurusan yang lebih singkat serta masa berlaku sertifikat yang lebih panjang.

Pemerintah turut memberikan kemudahan bagi industri kecil melalui mekanisme self declare, sehingga pelaku usaha dapat mengakses sertifikasi dengan lebih praktis dan efisien.

Pemkot Bekasi menilai pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi. Oleh karena itu, setiap belanja pemerintah diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat semakin mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, sehingga mampu meningkatkan daya saing industri, memperluas peluang usaha bagi UMKM, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.red

About The Author