SUKABUMI — Zinews, Calon Komisioner BAZNAS Kota Sukabumi, Dr. H. Iwan Setiawan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya tata kelola lembaga zakat yang amanah, profesional, dan transparan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam pengelolaan zakat. Karena itu, BAZNAS harus mampu menunjukkan sistem pengelolaan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Lembaga zakat harus dikelola secara profesional. Amanah masyarakat wajib dijaga melalui transparansi, audit, dan pelayanan yang jelas,” ujar Dr. H. Iwan Setiawan dalam keterangannya kepada media.
Ia mengusulkan sejumlah program strategis, di antaranya publikasi laporan keuangan dan program secara berkala, audit keuangan dan audit syariah, penguatan sistem pengawasan internal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola zakat.
Selain itu, ia juga menilai pentingnya penguatan database muzakki dan mustahik agar distribusi zakat lebih tepat sasaran dan terukur.
“Data yang baik akan membantu program zakat menjadi lebih efektif. Penyaluran bantuan juga harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam pandangannya, tata kelola yang baik tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menyangkut pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat resmi.
Ia juga menyoroti pentingnya penyusunan standar pelayanan kelembagaan agar pelayanan BAZNAS lebih terukur dan profesional.
“BAZNAS harus hadir sebagai lembaga yang modern, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat. Pelayanan yang baik akan memperkuat partisipasi umat dalam zakat,” ujarnya.
Dr. H. Iwan Setiawan menambahkan bahwa penguatan akuntabilitas perlu dilakukan secara berkelanjutan agar BAZNAS Kota Sukabumi mampu menjadi lembaga pengelola zakat yang kredibel dan berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA TERKAIT
Polsek Bungaraya Bersama Kelompok Tani Laksanakan Pembajakan Lahan 1,5 Hektare untuk Program Jagung Pipil Kuartal II
8 Tahun Aset PLTU Koto Ringin Diduga Dijual Bertahap, Forkorindo Siak Soroti Dugaan Permainan Orang Dalam
PT Jakarta Prima Cranes Dinilai Abaikan Surat Himbauan UPT Perhubungan Cileungsi, Pengawasan Diminta Dipertegas