SIAK – Kapolsek Bungaraya AKP Mulyadi Sihombing, S.H., bersama jajaran personel Polsek Bungaraya dan kelompok tani melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di lahan pertanian milik Syamsudin, Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya.
Dalam kegiatan itu, Kapolsek didampingi Kanit Binmas Aiptu Jefri, Bhabinkamtibmas Kampung Temusai Aipda Hendra Riyadi, serta kelompok tani setempat. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan terus tumbuh dengan baik.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung pipil yang ditanam dengan sistem semai lubang tanam telah memasuki usia 21 hari. Tanaman tumbuh merata di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare dengan kondisi yang baik. Kontur tanah mineral dinilai mendukung pertumbuhan batang jagung sehingga perkembangan tanaman terlihat optimal.

AKP Mulyadi Sihombing mengatakan, kegiatan monitoring ini merupakan bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Selain melakukan pengecekan, pihaknya juga memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus melakukan perawatan tanaman secara berkala dan berkelanjutan hingga masa panen.
“Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman jagung pipil berkembang dengan baik dan saat ini masih dalam tahap perawatan rutin. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan pemerintah,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Polri dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bungaraya dapat terus berjalan optimal serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian demi kesejahteraan masyarakat.
BERITA TERKAIT
GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor
BPI KPNPA RI Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor
Rp511,5 Juta Anggaran Publikasi Setda Bekasi Dipertanyakan: Satu Vendor Kuasai Dua Paket, Nilai Transaksi Nyaris Sentuh Pagu