SIAK — Sejumlah wali murid dan masyarakat di Kecamatan Sabak Auh berharap kepemimpinan Penjabat (Pj) Kepala SMKN 1 Perikanan Sabak Auh dapat segera ditetapkan secara definitif.
Harapan tersebut disampaikan sejumlah wali murid saat berbincang dengan awak media pada Sabtu (22/8/2026). Mereka menilai kepastian status kepala sekolah diperlukan agar program dan kebijakan pengembangan sekolah dapat berjalan lebih optimal.
Menurut para wali murid, Yul Hendri, S.Pd. yang saat ini dipercaya sebagai Pj Kepala SMKN 1 Perikanan Sabak Auh dinilai memiliki pengalaman dalam mengelola satuan pendidikan. Sebelumnya, Yul Hendri juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMKN 1 Bungaraya.
Selain pengalaman, keberadaan Yul Hendri yang berdomisili di wilayah Sabak Auh dinilai menjadi nilai tambah karena dianggap dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan sekolah dan lingkungan pendidikan setempat.
Para wali murid berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau dapat segera memberikan kepastian terkait kepemimpinan sekolah tersebut, terlebih masa tugas Pj Kepala Sekolah dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026.
Sementara itu, Yul Hendri membenarkan bahwa dirinya saat ini mendapat amanah sebagai Pj Kepala SMKN 1 Perikanan Sabak Auh. Ia menegaskan akan tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya hingga masa penugasannya berakhir.
Ia juga menyatakan siap apabila ke depan diberikan amanah untuk menjabat secara definitif. Menurutnya, jika kepercayaan tersebut diberikan, dirinya siap bersinergi dengan para guru, tenaga pendidik, komite sekolah dan wali murid untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 1 Perikanan Sabak Auh.
Namun, apabila nantinya kembali menjalankan tugas sebagai guru, Yul Hendri mengatakan akan tetap melaksanakan kewajibannya sebagai aparatur sipil negara dengan penuh tanggung jawab.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak komite sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui UPT Korwil Kabupaten Siak belum memberikan keterangan terkait harapan wali murid tersebut.
Laporan: syahnurdin
BERITA TERKAIT
GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor
BPI KPNPA RI Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor
Rp511,5 Juta Anggaran Publikasi Setda Bekasi Dipertanyakan: Satu Vendor Kuasai Dua Paket, Nilai Transaksi Nyaris Sentuh Pagu