Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik pelayanan publik pasca libur Hari Raya Idul Fitri, Kamis (26/3/2026), guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pemantauan difokuskan pada perangkat daerah dengan intensitas layanan tinggi, yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bekasi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas pelayanan kembali normal setelah masa libur panjang, sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan administrasi masyarakat. Diketahui, Pemerintah Kota Bekasi masih menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) bagi 62,6% ASN, dengan penekanan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh terdampak.
Dalam kunjungannya, Tri Adhianto meninjau langsung proses pelayanan, berdialog dengan petugas, serta menyapa warga yang tengah mengurus administrasi. Ia menegaskan bahwa kecepatan, kemudahan, dan kenyamanan layanan harus menjadi prioritas utama.

“Pasca libur Lebaran, kebutuhan administrasi masyarakat meningkat. Karena itu, pelayanan harus tetap cepat, mudah, dan tidak berbelit,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga disiplin dan profesionalitas, serta mengedepankan sikap ramah dalam melayani masyarakat.
“Pelayanan publik adalah cerminan pemerintah. Berikan layanan terbaik, responsif, dan humanis agar masyarakat merasa terbantu,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota turut mendorong percepatan inovasi layanan berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses administrasi di setiap perangkat daerah.
Melalui pemantauan ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pasca libur Idul Fitri.
BERITA TERKAIT
Kepastian Camat Definitif di Citeureup Dinanti, Pemkab Bogor Diminta Berikan Penjelasan
Penghulu Tersandung Sabu: Penegakan Hukum Dipertaruhkan, Jangan Ada Tebang Pilih!”
Bukan Alat Kekuasaan, Tapi Pengawal Kebenaran ! FPII Serukan Jaminan Kebebasan Pers Indonesia